Menu

Ketika ABG Menyatakan Cinta pada Pria Beristri

Assalamualaikum Ummi.

Saya seorang guru, suatu ketika ada murid yang usianya masih 15 tahun. Ibunya meninggal dunia ketika masih kecil, ayahnya sudah menikah lagi dan tinggal jauh dengan dia.

Ibu tirinya melarang dia untuk memberikan kasih sayang kepada dia. yang membuat saya shock, kaget dan tidak percaya adalah dia menyatakan jatuh cinta kepada saya, bahkan untuk membuktikannya dia malah maaf mau mencium saya tetapi saya tolak.

Saya tetap berteman, dia bercerita banyak, saya cuma menjadi pendengar yang baik dan sesekali menimpali dan menasihati. Dia semakin terbuka.

Oya, dia mengaku pernah diperkosa waktu SD tetapi tdk sampai kehilangan maaf keperawanannya. Akibatnya dia katanya bertahun-tahun mengalami trauma yg sangat bahkan harus minum obat penenang dan konsul dengan psikolog. Tetapi yang membuat saya sangat shock adalah ternyata dia suka ‘main’ dengan orang dewasa yang sepantasnya dijadikan orangtuanya, meskipun katanya tidak sampai hubungan intim.

Pada saat sharing dengan saya, eeh ternyata katanya si pria dewasa itu videocall sambil memperlihatkan alat vitalnya, dan anehnya katanya ABG itu sangat menikmati.

Yang ingin saya tanyakan Ummi:

1. Haruskah saya terus mendengarkan dan komunikasi dengan dia atau menjauhinya? Terus terang saya sebagai laki-laki normal takut khilaf dan terjadi kesalahpahaman dengan istri saya.

2. Bagaimana cara menasihati dia agar menghentikan kebiasaan buruk tsb?

3. Apa yang harus saya lakukan? Mohon saran. Terimakasih ummi. Mudah-mudahan saya mendapatkan pencerahan.

Waalaikumussalaam
Subhanallah… Ujian sebagai guru saat ini sungguh dahsyat, amat banyak anak dari keluarga broken dan memiliki masalah kurang kasih sayang orangtua.

Akan tetapi Bapak sebaiknya tetap waspada terhadap siswa ABG ini, dari pertanyaan Bapak yang banyak sekali menyebut ‘katanya… katanya’, Ummi bisa menilai bahwa Bapak sendiri belum bisa membuktikan kebenaran ceritanya. Jadi masih ada kemungkinan ia mengarang cerita atau tidak jujur.

Lagipula apa yang ia lakukan terhadap Bapak, yakni mengaku cinta dan bahkan ingin mencium sebagai bukti cinta, sudah menunjukkan gelagat yang tidak baik. Bapak harus memperlihatkan sikap tegas padanya. Karena sangat mungkin ABG ini pada akhirnya membuat rusak rumah tangga Bapak sendiri.

Bagaimana cara bersikap tegas?

1. Tidak berkhalwat lagi

Baik saat konsultasi tatap muka maupun secara chat online, jangan lagi berduaan, harus ada pendamping dari guru BK atau muslimah yang bapak bisa percaya.

Menurut Ummi, akan lebih baik jika yang menangani ABG ini adalah seorang guru muslimah yang bisa Bapak percayai akhlaknya. Jangan sampai terperangkap khalwat hanya karena niat ingin membantu, bisa-bisa bukan membantu tapi malah terperangkap.

Mulai batasi pertemuan dengan ABG ini, silakan Bapak pertemukan ia dengan guru muslimah atau Ustadzah yang bisa membantu sesi konsultasi selanjutnya.

2. Bantu ia untuk diruqyah

Dari cerita Bapak, ada indikasi ABG ini memiliki masalah psikis dan juga sangat mungkin terkena gangguan jin karena ia mulai menikmati perzinaan.

Salah satu anak Iblis yang paling gencar menggoda manusia adalah Al A’war yang khusus menangani perzinaan, LGBT, dan senantiasa mendorong manusia untuk senantiasa menuruti nafsu seksualnya.

Maka dengan bantuan guru muslimah atau ustadzah, coba bantu ABG ini untuk menjalani proses ruqyah agar bisa menenangkan hatinya dengan ayat-ayat Allah.

3. Tegas menjauhi ABG ini

Jangan lagi diladeni dan tegaslah menjauhinya karena pada ujungnya kesalahan bisa ditimpakan pada Bapak selaku guru dan orang dewasa.

Seperti yang sudah Ummi sampaikan di atas, serahkan permasalahan ABG ini pada muslimah yang lebih ahli, dari guru BK maupun kalangan guru yang lain. Kalau murni ia berkonsultasi untuk mendapat bantuan, in syaa Allah ia akan bersedia, tapi kalau konsultasinya pada Bapak selama ini hanya untuk meluluhkan hati Bapak, maka sebaiknya segera sudahi jangan sampai terjadi kasus.

Ingat istri yang mempercayai Bapak di rumah, jangan khianati kepercayaannya dengan bertindak lebih jauh padahal Bapak sendiri belum tentu dapat menyelesaikan masalah si ABG tersebut.

Wallaahualam. Demikian jawaban yang bisa Ummi berikan, semoga membantu.
(Ummi-Online.com)

Categories:   Relationship, Religi

Comments